O-Renz Taxi Food RaceView, Menyenangkan dan Mengenyangkan

Pertama tau event ini dari instagramnya O-Renz Taxi, ami exhited banget donk pengen ikutan karena penasaran. Event ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Kartini sehingga dikhususnya untuk wanita saja. Daftarnya via DM di instagram terus tanggal 28 April dihubungi sama Ryan dari O-Renz Taxi kalau ami salah satu dari 10 wanita Surabaya yang dipilih untuk mengikuti acara ini. Wahhh senang banget tuh, tapi juga bingung nanti acaranya seperti apa ya?? Karena panitia juga gak ngebocorin acaranya seperti apa.

Hari Sabtu, 30 April 2016 jam 9 pagi ami dijemput dikantor abi dengan armada O-Renz Taxi. Driver ami namanya mas Rohman, orangnya cool dan sedikit pendiam. Ngobrolnya ya sekenanya tapi semua pertanyaan ami pasti dijawab dengan ramah sama dia. Didalam unit O-Renz Taxi dilengkapi dengan identitas drivernya, seperti yang saat itu mengantar ami namanya Rohman, Nomor lambung EA 068, NRP : BA 23239 dari Pool Karang Pilang, juga ada masa berlaku SIM driver tersebut. Didalamnya juga ada tablet yang menghubungkan tiap driver dengan kantor pusat O-Renz Taxi, yang selain berfungsi sebagai alat komunikasi juga sebagai GPS biar gak nyasar. Jok nya juga nyaman banget, gak terlalu keras tapi juga gak empuk banget. 


Begitu masuk, ami diberi gulungan kertas yang ternyata isinya “tugas” pertama. Tugas pertama ami harus foto didalam taxi dengan mas Rohman terus diunggah ke akun medsos sambil menceritakan gimana kesan pertama naik taxi O-Renz. Destinasi pertama di MM-Resto, di jalan raya Bypass baru Juanda. Dan kebetulan ami jadi orang pertama yang datang disana, lumayan sih nunggu peserta yang lain datang sekitar sejam an. Jumlah peserta semuanya ada 10 orang, kami yang awalnya benar-benar gak saling kenal tapi cepet banget yaa akrab dan guyonan disepanjang acara.

Di MM-Resto kami diajak keliling dari mulai lantai 1 sampai ke rooftop, ditemani mbak Julinda sebagai PIC dari MM-Resto. Ternyata sudah 4 tahun MM-Resto berdiri tapi boomingnya baru setahunan ini setelah banyak yang upload di Instagram. MM resto terdiri dari 4 lantai dengan konsep yang berbeda ditiap lantainya. Lantai 1 dengan konsep “Fine Dining”, lantai 2 “Exhibition Hall”, lantai 3 “Open Kitchen” dan lantai 4 dengan konsep “Rooftop” yang paling sering dibooking untuk private party karena menawarkan view pesawat yang akan landing di bandara Juanda. Disana juga terdapat VIP Room, Private Bar, dan 3D Room yang semuanya Free of Charge dengan minimum pembelian tertentu. Untuk makanan dan minumannya gak usah takut kantong bolong deh, sumpah murah-murah banget. Seperti menu makan siang ami ini, namanya Chicken Country hanya dengan 40K saja sudah bisa menikmati 3 potong chicken breast, fries potatoes, fresh vegetables ditambah saus jamur yang yummy banget. Tapi kalau menurut ami chicken breastnya rasanya agak plain yaa, cuma pas dimix sama sayurannya rasanya jadi kena banget. Teman yang lain juga ada yang dapat menu barunya MM-Resto, namanya “Beautiful Sunrise” nasi dengan aneka seafood hanya seharga 35K. Lunch kita ditemani dengan Orange Juice yang segar banget karena dibuat dari perasan jeruk malang sehingga crunchy bulirnya kerasa enak banget. Hampir semua interior di MM-Resto terbuat dari granit, batu alam, dan marmer karena sister company nya memang menjual batu alam itu. Smart marketing strategy menurut ami, karena pelanggan selain menikmati food&beferages juga sebagai sarana gallery bagi sister company nya.

Dari MM-Resto kami melanjutkan ke destinasi yang ternyata berbeda-beda, destinasi kedua ami ke Heerlijk Café. Heerlijk Café lokasinya di bekas museum Mpu Tantular di jalan Taman Mayangkara no.09 Surabaya. Pertama masuk café ini suasana jadulnya yang kerasa banget, interiornya serasa masuk kerumah mbah waktu jaman ami masih kecil. Menu baik di wall menu maupun di book menu ditulis dengan bahasa suroboyoan yang menggelitik. Bahasa menunya bagi bukan orang Surabaya mungkin akan bingung dan pasti akan Tanya sama waiternya apa nihh maksudnya. Disana ami pesan Es Grim Dung Dung Pret sama Soda Perawan. Es Grim Dung Dung Pret isinya ada 1 scoop strawberry ice cream, 2 ice cream yang mirip campina hula-hula rasa strawberry dan kacang hijau ditaburi mises warna warni, kacang tumbuk smaa oreo powder, harganya juga cukup murah hanya 30K saja. Untuk minumannya ami pesan soda perawan, yang satu ini rasanya soda banget, dicampur sirup strawberry dan bubble jelly. Harganya hanya 20K saja. Oh iya, ternyata kami juga dapat jatah roti nih, kita dapat Roti kobong oreo atau Roti kobong coklat keju yang harganya hanya 19K. Semacam roti bakar Cuma ditambahin keju, coklat, sama oreo aja.

Destinasi ketiga adalah Taman Bungkul, disana kami ditugasi untuk selfie dengan minimal 2 pengunjung dalam 1 frame. Ami lihat yang lain pada minstream fotonya sama perempuan juga, ami lebih milih mas-mas yang “garang” tapi ternyata baik lhoo mau aja diajakin selfie dan gokil juga kan gayanya.

Destinasi berikutnya menyenangkan nihh,, kami ke Masterpiece KTV. Disana kami ditugasi untuk bernyanyi dan menikmati snack, makanan dan minuman. Baru juga nyanyi 1 lagu lhoo kok udah selesai, agak kecewa sih tapi ga apa lah toh nanti juga karaokean lagi disana dari free voucher yang didapat. Snacknya banyak juga, ada tortillas, French fries, dan nugget. Minumnya ami pilih orange juice lagi dan nasi goreng. Dulu waktu ultah Ara ke 4 kami sekeluarga ngerayainnya disini, ada kenangan sedih karena itu adalah saat terakhir kami sekeluarga menikmati waktu dengan almarhumah Mbah Uti. Alfatihah…

Lanjut,,,, Sepertinya kami masih harus makan lagi nih, perut sudah hampir penuh. Tujuan kami selanjutnya adalah sebuah tempat makan sushi yang ami masih baru tau juga, namanya Chirashi Zushi di jalan raya Nginden no.30 dekat terminal Bratang. Disana kami diajak ke dapurnya nihh,, diajarin dan praktek langsung cara bikin sushi, kari, dan ChirashiZushi Mix. Panas banget didalam dapurnya, tapi menyenangkan sih karena banyak ilmu yang didapat. After that lagi dan lagi kami disuguhi berbagai macam menu yang ada disana, yang saya paling suka Chirashi Zushi Mix sama Spicy Ramen. Seandainya perut ini masih bisa kompromi, semangkok Spicy Ramennya pasti saya santap habis. Dan harga disana murah-murah banget lhoo kisaran 20K-30K aja untuk makanan enak seperti itu. Tempatnya mungkin karena masih renovasi jadi masih agak berantakan, semoga cepat selesai yaa renovasinya. Oh iya sedikit saran, kemarin saya lihat salah satu waitress nya ( ada di foto bersama ) kurang senyum lhoo sama pelanggan. Ayoo donk mbak banyakin senyum biar pelanggan juga senang, sayank banget kan kalo orang malas datang karena gak puas sama pelayannya.

Karena waktu sudah jam 5 sore seharusnya masih ada 2 destinasi lagi sebelum final destination jadinya harus di skip. Kami semua bergegas ke Rich Palace Hotel, Awalnya saya kira di sebelah Pom Bensin HR Muhammad ternyata ami salah saudara. Rich Palace Hotel itu Hotel baru yang ada di Mayjen Soengkono, dari kejauhan udah kelihatan tuhh logo R nya yang gede banget. Pertama masuk loby suasananya masih cukup lengang, kami lalu naik ke lantai 5 dan lagi-lagi kami makan. Hadehhh
Menu untuk kami “Ayam Bakar Madu” ayamnya crunchy diluar tapi tetap jucy didalam. Dari gambar jangan dikira gosong lhoo yaa, itu warnanya karena madu yang ter carmalize saat dibakar. Nasinya memang ami gak makan karena perut udah full banget. Ami makan pokcay nya aja, enak crunchy tapi gak pahit. Selesai makan kami diajak ke lantai 20 untuk melihat Executive Room nya Rich Palace Hotel Surabaya. Dan mau tau harganya?? Hanya Rp 598.000 nett/night udah murah banget untuk ukuran hotel bintang 4 di Surabaya. Dengan ukuran tempat tidur King Size, LED 39”, kamar mandi shower dan bath up dan yang priceless kita bisa pilih view mau menghadap ke pool atau ke arah jalan. Kebetulan kamar yang kami kunjungi yang viewnya ke jalan, dan itu indah banget kita bisa lihat pemandangan kota Surabaya dengan gemerlap lampunya saat malam hari. Sayang saya gak bisa review lebih banyak soalnya gak menang sih, jadi gak dapat voucher menginap dehh.


Lanjut, acara ke lantai 5 lagi setelah sepatah dua patah kata dari Pak Mujib dan Pak Prangga yang ramah banget diumumkan lah 3 orang pemenang yang masing-masing dapat voucher menginap. Ternyata saya gak dapat, ya sudah lah toh acara hari ini juga sebuah privilege yang menyenangkan buat ami. Acara ini juga sebuah penghargaan untuk 10 orang nominator Best Driver 2016 O-Renz Taxi, semoga mas Rohman yaaa yang terpilih jadi juaranya. Para driver yang tadi mengantar kami juga menikmati buffet dinner disana, cuma gak sempat fotoin apa aja menunya.

Kami semua juga masih diberi banyak banget voucher nihh, selain 10 voucher dari O-Renz Taxi @15K, 2 voucher massage di Surabaya Skin Care @100K, berenang di Atlas, buffer lunch di Luminor Hotel, lunch di Rich Palace Hotel senilai 75K, makan di MM-Resto senilai 50K, makan di Chirashi Zushi senilai 50K, 2 voucher Heerlijk café @25K juga tas dari O-Renz Taxi dan ORenzMagz yang isinya berita seputar kegiatan O-Renz dan kegiatan di seputaran Surabaya dan Jawa Timur. Nanti ami review dehh satu per satu yang udah kasih voucher di blog ini.

Ternyata acaranya masih belum selesai lhooo,, 2 tempat yang tadi diskip  masih harus kami datangi. Peserta dibagi 2 ada yang ke Surabaya Suites Hotel untuk menikmati nasi goreng Jancok dan ada yang ke Bandar Djakarta. Beruntunglah ami dapat nya ke Bandar Djakarta, tempat makan yang selama ini Cuma dilewatin aja dan belum pernah mampir kesana. Disana susananya rame banget, tempatnya luas yaa ternyata. Ada beberapa spot disana, seperti area garden, non smoking room juga ada hiburan live music dari buka sampai tutup. Kami disuguhi menu favorit disana, ada Ikan Kerapu Saus Bumbu Rujak Manis, yang Cuma ada di cabang Surabaya, Udang Laut Saus Butter Garlic, Cumi Telur Asin, dan Capcay. 


Saat menyantap Ikan kerapu saus bumbu rujak manis rasanya sedap banget, ulekan bumbu kacangnya masih kasar-kasar, manga mudanya yang asam tapi segar dan ikan kerapunya yang super duper yummy. Ada lagi udang laut saus butter garlic yang merupakan menu baru disana. Kalau menurut saya rasanya agak kebarat-baratan yaa, mungkin karena pakai butter. Dan favorit saya adalah cumi telur asinnya. Biasanya kalau saya makan di resto lain, cumi telur asin agak basah dan berair, rasa telur asinnya juga gak seberapa terasa. Tapi disini, telur asinnya benar-benar ngebalut cuminya, menonjol banget rasa telur asinnya. Dan Saya juga suka cap caynya, sayurnya crunchy banget, gak kerasa 1 cobek aneka seafood dan nasi ludes dalam sekejap. Disana kami diberi souvenir mug lucu lhoo,, yang lain jangan ngiri yaaa… hehehehe

Selesai acara jam 7 malam ami diantar kembali sama mas Rohman ke Jatim Expo karena Abi sama Ara habis nonton konser Ari Lasso disana. Sepanjang perjalanan pulang saya banyak tanya ke mas Rohman mengenai kesehariannya, udah seperti teman lama yang ketemu lagi mas Rohman jawab semua pertanyaan saya. Beliau ternyata baru 1,5 tahun kerja sebagai driver di O-Renz Taxi tapi hebat lhoo sudah bisa masuk nominasi best driver. Baru juga tinggal di Surabaya meskipun kedua orang tuanya asli orang Surabaya tapi dia besar di Jawa Tengah. Sebelumnya pernah juga jadi driver di Jakarta selama 4.5 tahun. Oh iyaa,, saya juga baru tahu kalau O-Renz Taxi yang ada dibawah naungan PT. Serasi Transportasi Nusantara, ternyata satu company dengan Astra Grup. Pantas kalau ami bilang semua unitnya aman, drivernya sopan, kesejahteraan pegawainya juga pasti terpenuhi karena bawa nama besar Astra.

Sampai di Jatim Expo berakhirlah sudah pengalaman tak terlupakan ami bersama O-Renz Taxi, semoga di event-event berikutnya bisa diundang lagi. 
Keep Care, Cozy, and Courtesy untuk O-Renz Taxi.





Comments