Skip to main content

Cara Mencairkan Dana JHT


Bagi para pekerja, potongan BPJS Ketenagakerjaan sudah pasti akan kita lihat setiap bulan di slip gaji. Program ini wajib diikuti oleh setiap badan usaha bahkan perorangan pun bisa ikut mengikutinya. Sesuai namanya jaminan hari tua, iuran JHT yang kita bayarkan diharapkan bisa jadi pegangan disaat kita sudah memasuki masa pensiun atau saat memutuskan untuk tidak bekerja kembali seperti saya saat ini. 



Ini kali kedua saya mencairkan dana JHT, dulu di tahun 2011 pernah saya mencairkan JHT namun saat itu prosedurnya beda dengan prosedur saat ini. Kalau dulu kan harus nunggu masa kerja 5 tahun baru bisa mengajukan claim pencairan JHT, kalau sekarang nggak, begitu kita resign satu bulan sesudahnya kita sudah bisa mengajukan pencairan dana JHT. Sedikit cerita, untuk perhitungan bulan+1 bukan dihitung berdasarkan tanggal ya tapi berdasarkan bulan, seperti saya yang resign tanggal 3 Agustus 2017 baru bisa mengajukan pencairan di bulan Oktober 2017 bukan di 4 September 2017. Namun ada beberapa persyaratan yang berubah, dan persyaratan ini gampang banget kok asal kita sabar dan mau meluangkan waktu.

Kok saya bilang gitu? Iya, soalnya ketika saya datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan beberapa kali saya ketemu saya orang yang gak sabar, bilangnya ini kan uang saya kenapa harus dipersulit. Padahal menurut saya ga ada yang sulit kok asal kita mau tanya. 

Awalnya saya juga ga tau syarat lengkapnya apa aja, kalau mau bisa buka website BPJS Ketenagakerjaan atau kalau mau jelas ya silahkan langsung datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan terdekat. Ga harus dikota sesuai KTP kok, saya aja KTP Surabaya tapi mengajukannya di KCP Krian-Sidoarjo. 


Nah, untuk kita yang belum memasuki usia pensiun (56 tahun) dan mau mengajukan klaim JHT 100% persyaratan yang HARUS dipenuhi seperti ini :

  1. Mengambil dan mengisi formulir klaim JHT
  2. Fotocopy 1 (satu) lembar kartu BPJS Ketenagakerjaan /Jamsostek, kartu ASLI harus dibawa
  3. Fotocopy KTP 2 (dua) lembar, KTP ASLI harus dibawa
  4. Fotocopy Kartu Keluarga 1 (satu) lembar, KK ASLI harus dibawa
  5. Fotocopy halaman depan buku tabungan atas nama peserta satu (satu) lembar. Lebih baik sebelum proses pengajuan kita print dulu buku tabungan ke bank untuk mengetahui apakah rekening masih aktif atau tidak, kejadian nih sama yang barengan saya. Ada cowo yang mau mengajukan claim JHT pakai rekeningnya Bank Mandiri, entah gimana awal ceritanya katanya dia sudah bolak balik ke kantor BPJS Ketenagakerjaa, awalnya dia ngeyel kalo rekeningnya ini aktif dan dia ga mau ke bank untuk antri nge print buku tabungan. Tapi pas giliran saya, kebetulan saya pakai BCA, buku tabungan saya ga di cek tuh padahal saya gak pernah cetak tabungan mulai 2007. Berarti kita emang kudu pasang muka penuh senyum biar semuanya lancar jaya, hahahaha. Rejeki anak sholehah juga kali ya, semuanya dipermudah.
  6. Fotocopy surat keterangan kerja / referensi kerja 1 lembar, referensi ASLI harus dibawa
  7. Bagi tenaga kerja yang mengundurkan diri sebelum usia  pensiun, pensiun sebelum usia 56 tahun, atau habis masa kontrak, ditambah syarat sebagai berikut :
  • Mengundurkan diri sebelum usia pensiun, dengan melampirkan surat pemberitahuan perusahaan kepada Dinas Tenaga Kerja setempat (bukti surat dikirim ke Disnaker setempat bisa berupa stempel dan tanda terima pegawai Disnaker, tanda pengiriman misal POS, TIKI, email/fax, dll tembusan kepada BPJS Ketenagakerjaan
  • Bagi tenaga kerja yang pensiun sebelum usia 56 tahun dengan melampirkan SK pensiun (tidak melampirkan surat pengunduran diri ke Disnaker
  • Bagi tenaga kerja yang habis masa kontraknya dan tidak bekerja lagi, dengan melampirkan dokumen perjanjian kontraknya (tidak melampirkan surat pengunduran diri dari perusahaan ke Disnaker)
Khusus untuk poin nomer 7, biasanya HRD ga mau mengeluarkan surat ini dengan alasan ribet lah ini lah itu lah. Pihak BPJS Ketenagakerjaan memberikan kemudahan dengan cara meminta surat pengantar klaim BPJS Ketenagakerjaan ke kantor Disnaker. Tapi ingat, surat ini hanya berlaku di Disnaker SESUAI alamat kantor yang mengeluarkan referensi. Karena saya kemarin ada2 referensi kerja, yang satu alamat Sidoarjo dan satunya alamat Surabaya maka saya pun minta dikedua kantor itu.

Untuk Disnaker Sidoarjo kita harus siapkan 2 lembar copy surat keterangan kerja, oh iya alamat Disnaker Sidoarjo ada di jalan raya Jati no.4 Sidoarjo. Lokasinya sebelah PMI Sidoarjo dan dekat banget sama Lippo Mall Sidoarjo. Dari 2 lembar copy tadi salah satunya akan di stempel sebagai legalisir atau bukti bahwa kita sudah melakukan pelaporan ke Disnaker. Inilah yang nantinya kita bawa saat melakukan pengajuan pencairan JHT.



Sementara untuk Disnaker Surabaya lokasinya ada di Jemursari Timur II nomer 2 Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya. Kalau di Disnaker Surabaya kita cukup bawa satu lembar copy surat keterangan kerja / referensi. Langsung saja masuk ke ruang sekretariat, disana kita akan diberi “Tanda Terima” yang fungsinya sama seperti legalisir tadi.


Pas waktunya kita mengajukan pencairan BPJS Ketenagakerjaan, siapkan semua dokumen yang saya sebutkan tadi. Yang penting jangan jutek, ramah lah pada petugas yang ada disana pasti kita akan dilayani dengan sepenuh hati sama mereka, hehehehe. Nah, sebelum masuk ke ruangan, didepan sudah ada petugas yang akan memeriksa terlebih dahulu kelengkapan dokumen dan memberikan formulir untuk kita isi. Setelah formulir kita isi dengan lengkap, kita akan dipersilahkan masuk untuk ketemu sama Customer Service didalam. Kebetulan di KCP Krian hari itu ga rame jadi begitu saya masuk sudah langsung dilayani CS nya.

Waktu ketemu sama CS, selain verifikasi dokumen kita juga akan ditanya untuk verifikasi data, seperti nama, alamat lengkap sampe RT, RW, kelurahan, kecamatan, nama ibu dan bapak. Kalau semua sudah vsesuai kita akan diberi lembar rincian saldo JHT sebagai tanda terima dan estimasi kapan dana JHT masuk ke rekening. Kalau saya kemarin infonya 7 hari kerja diluar Sabtu dan Minggu namun kenyataannya 4 hari kerja dana sudah masuk ke rekening saya. Alhamdulillah bisa buat tambahan modal usaha. Oh iya, kalau saya lihat dari mutasi rekening, pihak BPJS Ketenagakerjaan transfernya dari BRI, mungkin, ini mungkin lho ya kalau rekening yang kita pakai BRI bisa jadi malah lebih cepat masuknya.


Tapi, baiknya sih diendapkan saja saldo JHT nya ya kawan karena fungsi utama BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya adalah sebagai jaminan finansial ketika nanti kita sudah tua dan sudah tidak produktif lagi Jadi, saran saya kalau ga butuh-butuh amat lebih baik endapkan saja saldo JHT kita, nanti setelah memasuki usia pensiun dan produktivitas kita menurun baru deh cairkan dana JHT kita.


Comments

Popular posts from this blog

Surabaya Patata, Oleh-Oleh Surabaya yang Enaknya Beda

Awas..Jangan buang struk belanja kamu !!! BAHAYA

Pasti pernah belanja kan? Atau makan direstoran? Pasti pernah donk, selama ini setelah belanja atau makan struknya dikemanain? Kalau saya sih dibuang…tapi itu dulu. Sekarang sudah ada aplikasi yang bisa membuat struk belanja atau makan kita menjadi uang. Kalau saya pasang 2 aplikasi yang platformnya sama hanya cara konversinya yang berbeda. Snapcart dan Manis yang dua-duanya sudah saya rasakan sendiri manfaatnya.
Snapcart
Hal utama yang harus kita perhatikan saat akan mengunggah foto di snapcart adalah pastikan struk pembelanjaan terlihat jelas dan ketika posting foto lakukan perbagian dari atas sampai bawah, karena bisa nambah foto untuk 1 struk pastikan ketika kita foto tulisan belanjaannya apa terlihat jelas ( nama barang, jumlah barang, harga barang, total belanja, tanggal dan waktu belanja ). Pastikan detil informasi mengenai toko ( nama toko, alamat toko ) juga terlihat jelas dan struk tidak sobek.
Selain lewat barang belanjaan, kita juga bisa nambah cashback lewat snaptastic, fi…

Mudahnya Bayar BPJS Kesehatan Pakai Klik BCA

Awalnya saya kalau bayar BPJS Kesehatan selalu lewat ATM Mandiri, selain karena malas kalau bayar di ATM Mandiri sering banget ga bisa dengan alasan sistem nya lagi down atau apalah sampai akhirnya nunggak-nunggak hehehe
Saya lebih suka bayar-bayar kewajiban lewat Klik BCA, saya juga gak tahu tepatnya kapan menu bayar BPJS Kesehatan muncul di Klik BCA. Bulan ini pas saya mau bayar sesuatu kok lihat ada menu BPJS wah senangnya akhirnya saya bisa bayar BPJS tepat waktu, gak perlu ke ATM Mandiri lagi dan gak perlu nunggak lagi J Dan cara pembayarnnya cukup mudah :
Login ke www.klikbca.com , Masukkan User ID dan PIN internet banking  Pilih menu PembayaranPilih menu BPJS  Masukkan no.bayar , Isi sesuai dengan nomer yang ada di kartu BPJS kesehatan ( 13 digit ). Kalau mau disimpan ke daftar pembayaran silahkan dicentang, tapi kalau hanya untuk sekali bayar ga perlu dicentang    Pilih lanjutkanSelanjutnya akan muncul menu rincian tagihan BPJS kita ( sengaja saya block supaya ga ketahuan  ketah…