Skip to main content

Aksi Foodies Surabaya Masak Bareng Finna



Pernah ngebayangin 30 pasangan beradu lomba masak? Biasa kali yaa kalau itu sekelas masterchef. Ini lhooo yang hebat, kita yang biasanya kerjaannya cuma makan dooang ga tau gimana cara masaknya diuji nyali oleh Finna untuk mengkreasikan masakan dengan bahan-bahan yang ada didalam mystery box.

 

Siang itu bertempat di Food Junction Grand Pakuwon Surabaya, Finna mengadakan sebuah acara yang bertajuk “Finna Foodies Cooking with Chef Ken” hmmm dari judulnya aja udah ketahuan yaa siapa jurinya. Jebolan Masterchef Indonesia inilah yang menentukan apa-apa saja yang harus dimasak oleh tiap kelompok dalam mystery box.

Eits….masih ada 1 lagi juri yang bikin kederr. Seorang food blogger kawakan sekaligus professional food photographer, Inijie, beliau ini yang akan menilai tampilan atau platting setiap peserta.


Setelah melakukan registrasi, kami dipersilahkan untuk memilih 2 sambal dari 4 varian sambal Finna yang disediakan yaitu Sambal bawang, sambal terasi, sambal ijo, dan sambal pedas. Dan bisa memilih satu dari dua varian kerupuk Finna yaitu kerupuk bawang dan kerupuk udang. Untuk sambal pilihan kami jatuh ke sambal terasi dan sambal bawang, sementara kerupuknya kami memilih kerupuk udang.

Sebelum kompetisi dimulai, chef Ken membacakan kembali peraturan yang harus dipatuhi semua peserta. Dalam hitungan ke tiga kami semua dipersilahkan untuk membuka mystery box, dan ternyata isi mystery box kami ada : Tuna kaleng, bawang Bombay, daun bawang, bawang putih, daun jeruk, tomat, cabe rawit, mentimun, jeruk limo, terasi, kecap, dan macaroni.

Hmmm….coba berfikir enaknya masak apa nih ya, dalam waktu 90 menit sudah harus siap 1 porsi main course yang enak. Akhirnya saya dan suami buat saja menu sederhana yang sering kami buat dirumah. Bedanya kali ini bumbunya pakai Finna sambal terasi dan sambal bawang. Kalau dirumah kami biasanya pakai pasta tomat biar anak kami bisa makan juga dan ga kepedesan.

Carok Mana (Macaroni Tuna) Sambal Finna

Boleh dibilang kami hanya menghabiskan 40 menit saja dari mulai prepare sampai selesai platting. Tugas masak lebih banyak suami soalnya dia lebih jago masak dibandingkan saya, hehehehe. Saya tugasnya goreng kerupuk sama motong-motong alias jadi asisten koki. Setelah dicoba oleh chef Ken ternyata menurut beliau macaroni yang kami masak itu Aldente alias matangnya sempurna. Wihhh senang donk, sempat PD bisa menang nih. Ternyata masih banyak yang kreasi masakannya lebih kreatif dan enak dari kami, hehehehhe.

Diujung acara diumumkan 2 orang pemenang best photo, 1 pasang best team yang masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 500.000 juga diumumkan pemenang ke 3 yang mendapatkan hadiah Rp 1.000.000 pemenang kedua dengan hadiah Rp 1.500.000 dan juga pemenang pertama yang berhak mendapat hadiah uang senilai Rp 2.000.000

Meskipun belum beruntung tapi kami senang sekali bisa merasakan ikut dalam kompetisi masak, ini jadi pengalaman baru untuk saya dan suami. Dan sambalnya recommended banget lho buat yang ga bisa makan tanpa sambal, tinggal buka tutupnya aja udah langsung cocol. Ga perlu repot ngulek, dan menurut saya pedasnya juga pas tinggal menyesuaikan selera aja sukanya yang mana.

Juara 3

Juara 2

Juara 1

Comments

  1. Saya baru tau Mbak Grensy kemarin... Salam kenal, semoga bisa ketemu lagi next time....

    Seru dah...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Awas..Jangan buang struk belanja kamu !!! BAHAYA

Pasti pernah belanja kan? Atau makan direstoran? Pasti pernah donk, selama ini setelah belanja atau makan struknya dikemanain? Kalau saya sih dibuang…tapi itu dulu. Sekarang sudah ada aplikasi yang bisa membuat struk belanja atau makan kita menjadi uang. Kalau saya pasang 2 aplikasi yang platformnya sama hanya cara konversinya yang berbeda. Snapcart dan Manis yang dua-duanya sudah saya rasakan sendiri manfaatnya.
Snapcart
Hal utama yang harus kita perhatikan saat akan mengunggah foto di snapcart adalah pastikan struk pembelanjaan terlihat jelas dan ketika posting foto lakukan perbagian dari atas sampai bawah, karena bisa nambah foto untuk 1 struk pastikan ketika kita foto tulisan belanjaannya apa terlihat jelas ( nama barang, jumlah barang, harga barang, total belanja, tanggal dan waktu belanja ). Pastikan detil informasi mengenai toko ( nama toko, alamat toko ) juga terlihat jelas dan struk tidak sobek.
Selain lewat barang belanjaan, kita juga bisa nambah cashback lewat snaptastic, fi…

Rapet Wanita, andalanku agar bisa jadi seperti Mimi Lan Mintuno

Mimi Lan Mintuno, pada hakikatnya adalah sepasang hewan jantan dan betina yang sejak masa Devon ( 400-250 juta tahun yang lalu ) tidak berubah bentuknya. Sehingga didalam filosofi Jawa untuk menggambarkan pasangan abadi dan serasi selalu digambarkan sebagai “ Mimi lan Mintuno” Dan kenapa juga dalam filosofi Jawa melambangkan hewan ini, pernah tau Mimi ? Atau bahkan mungkin sudah pernah makan telurnya? Bagi yang sudah pernah pasti tahu kalau Mimi telurnya banyak banget, kurang lebih 20.000 telur dikeluarkan dalam sekali masa reproduksi. Jadi, selain lambang kesetiaan dan cinta abadi, Mimi lan Mintuno ini juga sebagai lambang kesuburan.
Tapi kali ini saya tidak akan membahas filosofi ini, saya mau membagikan pengalaman saya setelah rutin minum jamu tradisonal yang dikemas modern dari Mustika Ratu yang diberi nama “ Rapet Wanita “ Awal saya tertarik minum jamu ini setelah saya browsing di asmaraku.com dan membaca beberapa review produk jamu untuk wanita. Dari banyak review yang saya baca …

Toko Pelangi yang pelayanannya tak seindah Pelangi

Bagi warga Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya pasti tahu toko Pelangi, toko yang menjual ATK yang cukup lengkap yang punya cabang dibeberapa lokasi di kota Surabaya dan Sidoarjo. Ami pun termasuk pelanggan setia yang selalu belanja ATK maupun perlengkapan sekolah Ara disana. Selain lengkap harga disana juga lebih murah dibanding toko buku lainnya.


Namun pengalaman semalam membuat ami enggan belanja kesana lagi, oh iya yang lagi kita bicarakan ini cabang toko Pelangi yang ada di Krian-Sidoarjo. Kemarin pas pulang kerja sekitar jam 17.15 ami mampir kesana karena Ara minta dibelikan buku mewarnai dan orotan. Karena ami sudah tahu letak bukunya ada dimana ami langsung ambil 6 buku dan langsung ke etalase tempat orotan. Nunggu gak lama datang satu SPG nya dan ami langsung pilih 2 orotan kenko. Lha kok habis ambilin orotannya si SPG ngacir gitu aja. Sabar nih ami coba tungguin, padahal ami udah bilang kalo udah ini aja belanjaannya. Ami tau kalo disana SPG nya harus nulis di nota apa aja yang…