Skip to main content

Sinergi Akal, Fisik, dan Sosial

Hai para orang tua milenial, sudahkah kalian berinteraksi dengan buah hati kita dirumah? Sudahkah kita memantau tumbuh kembang anak-anak kita, apakah sudah sesuai dengan tahapan usianya?

Serius lho itu saya nanyanya, karena kita saat inin sebenarnya sudah sangat dimudahkan dengan teknologi. Kita bisa banget memantau pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita lewat teknologi, tapi kita sering keblinger karena kemudahan ini. 


Kemarin nih, bertempat di Society Complex saya dan juga beberapa moms lainnya di Surabaya belajar bareng "Apa itu Sinergisme Akal, Fisik, dan Sosial" yang pagi itu dibawakan oleh Dr. dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) atau yang biasa kita sebut dokter Wawan. Beliau ini adalah  ketua UKK Tumbuh Kembang – Pediatri Sosial IDAI, dan kita nih merasa beruntung banget karena nih ya biasanya kita kudu janjian dulu 6 bulan sebelumnya kalau mau konsultasi sama beliau.

Dokter Wawan memaparkan bahwa setiap tahapan usia anak pastinya akan menunjukkan perubahan yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya perkembangan anak adalah sinergi antara aktivitas fisik dan juga interaksi dengan lingkungan sekitar. Nah, hal inilah yang akan membentuk 4 aspek perkembangan dasar yaitu :
  • Motorik kasar
  • Motorik halus
  • Aspek bicara-bahasa 
  • Aspek sosial-kemandirian

Sinergisme antara keempat aspek dasar perkembangan dalam kehidupan sehari-hari inilah akan nampak sebagai kemampuan anak dalam hal Aksi, Fisik, dan Sosial. 

Mengapa diperlukan sinergi Akal, Fisik, dan Sosial ?

Karena ketiga aspek ini tidak dapat dipisahkan dan berdiri sendiri, seperti yang kita ketahui bersama bahwa suatu kepintaran tertentu akan membutuhkan kepintaran yang lain sehingga anak diharapkan menguasai ketiga jenis kepintaran tersebut dengan seimbang dan sama baiknya.

Namun hal itu perlu komitmen kita sebagai orang tua, secara berkesinambunga kita harus terus memantau sejauh mana sinergisme ketiga jenis kepintaran tersebut. Secara alami kita bisa memantau perkembangan anak kita, misalnya lewat permainan, saat memandikan, bahkan saay memberi makan. Selain itu kita juga harus mendokumentasikan secara rutin tumbuh kembang mereka, bisa lewat buku KMS yang setiap bulan selalu kita bawa ke Puskesmas atau saat memeriksakan anak ke dokternya.

Sebagai orang tua, kita harus mengetahui kapasitas anak kita karena kemampuan satu anak dengan yang lainnya pasti berbeda. Jadi, perlakukan anak kita sesuai dengan tahapan usianya dan jangan pernah membandingkan dengan anak lain termasuk saudaranya. 

Dan inilah yang akan dirasakan otak anak kita dalam tahap tumbuh kembangnya :

0-6 bulan : I am what I feel
6 bulan - 3 tahun : I am what I will
3-6 tahun : I am what I can imagine
6-12 tahun : I am what I learn 
12-18 tahun : I am what I am 

Setelah seru-seruan dengan dokter Wawan lewat pemaparan dan juga sesi tanya jawab, kami juga bertemu dengan Margie yang cantik banget padahal udah punya 2 putra lho tapi badannya eehmmm bikin ngiri moms yang kemarin hadir. Siang itu Margie datang dengan Mario, putra pertamanya yang sudah berusia 2 tahun 9 bulan. Anak keduanya juga laki masih usia 6 bulan namanya Louis. Mario yang siang itu sedikit cranky tapi lucu juga respondnya saat ditanya. Dan meskipun dia agak bete tapi apapun pertanyaan yang diberikan dia selalu jawab lho.

Margie juga menceritakan sesibuk-sibuknya dia dan suami, mereka akan selalu ada untuk buah hati mereka. Dia juga bilang bahwa tidak perlu hal-hal yang mewah untuk mengajarkan anak, cukup dari kegiatan sehari-hari seperti makan bersama atau memainkan apa saja yang ada didalam rumah asalkan dilakukan dengan kedua orang tua.


Oh iya, pagi itu kami juga berkesempatan nih mencoba yang namanya Kalkulator Aksi Fisik Sosial alias Kalkulator AFS yang ada di websitenya www.parentingclub.co.id Disana nantinya akan ada beberapa pertanyaan dan kita harus mengisi dengan yang sebenarnya agar bisa mendapatkan hasil yang real juga. Program ini diciptakan juga bekerjasama dengan dokter Wawan, namun indikator ini bukanlah acuan utama. Apapun hasilnya kita sebagai orang tualah yang paling mengerti buah hati kita, tapi jika kita merasa ada sesuatu yang belum on track pada anak kita jangan pernah ragu untuk datang ke ahlinya.

Dan, acaranya ditutup dengan workshop membuat boneka dari kaos kaki. 

Comments

Popular posts from this blog

Awas..Jangan buang struk belanja kamu !!! BAHAYA

Pasti pernah belanja kan? Atau makan direstoran? Pasti pernah donk, selama ini setelah belanja atau makan struknya dikemanain? Kalau saya sih dibuang…tapi itu dulu. Sekarang sudah ada aplikasi yang bisa membuat struk belanja atau makan kita menjadi uang. Kalau saya pasang 2 aplikasi yang platformnya sama hanya cara konversinya yang berbeda. Snapcart dan Manis yang dua-duanya sudah saya rasakan sendiri manfaatnya.
Snapcart
Hal utama yang harus kita perhatikan saat akan mengunggah foto di snapcart adalah pastikan struk pembelanjaan terlihat jelas dan ketika posting foto lakukan perbagian dari atas sampai bawah, karena bisa nambah foto untuk 1 struk pastikan ketika kita foto tulisan belanjaannya apa terlihat jelas ( nama barang, jumlah barang, harga barang, total belanja, tanggal dan waktu belanja ). Pastikan detil informasi mengenai toko ( nama toko, alamat toko ) juga terlihat jelas dan struk tidak sobek.
Selain lewat barang belanjaan, kita juga bisa nambah cashback lewat snaptastic, fi…

Rapet Wanita, andalanku agar bisa jadi seperti Mimi Lan Mintuno

Mimi Lan Mintuno, pada hakikatnya adalah sepasang hewan jantan dan betina yang sejak masa Devon ( 400-250 juta tahun yang lalu ) tidak berubah bentuknya. Sehingga didalam filosofi Jawa untuk menggambarkan pasangan abadi dan serasi selalu digambarkan sebagai “ Mimi lan Mintuno” Dan kenapa juga dalam filosofi Jawa melambangkan hewan ini, pernah tau Mimi ? Atau bahkan mungkin sudah pernah makan telurnya? Bagi yang sudah pernah pasti tahu kalau Mimi telurnya banyak banget, kurang lebih 20.000 telur dikeluarkan dalam sekali masa reproduksi. Jadi, selain lambang kesetiaan dan cinta abadi, Mimi lan Mintuno ini juga sebagai lambang kesuburan.
Tapi kali ini saya tidak akan membahas filosofi ini, saya mau membagikan pengalaman saya setelah rutin minum jamu tradisonal yang dikemas modern dari Mustika Ratu yang diberi nama “ Rapet Wanita “ Awal saya tertarik minum jamu ini setelah saya browsing di asmaraku.com dan membaca beberapa review produk jamu untuk wanita. Dari banyak review yang saya baca …

Toko Pelangi yang pelayanannya tak seindah Pelangi

Bagi warga Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya pasti tahu toko Pelangi, toko yang menjual ATK yang cukup lengkap yang punya cabang dibeberapa lokasi di kota Surabaya dan Sidoarjo. Ami pun termasuk pelanggan setia yang selalu belanja ATK maupun perlengkapan sekolah Ara disana. Selain lengkap harga disana juga lebih murah dibanding toko buku lainnya.


Namun pengalaman semalam membuat ami enggan belanja kesana lagi, oh iya yang lagi kita bicarakan ini cabang toko Pelangi yang ada di Krian-Sidoarjo. Kemarin pas pulang kerja sekitar jam 17.15 ami mampir kesana karena Ara minta dibelikan buku mewarnai dan orotan. Karena ami sudah tahu letak bukunya ada dimana ami langsung ambil 6 buku dan langsung ke etalase tempat orotan. Nunggu gak lama datang satu SPG nya dan ami langsung pilih 2 orotan kenko. Lha kok habis ambilin orotannya si SPG ngacir gitu aja. Sabar nih ami coba tungguin, padahal ami udah bilang kalo udah ini aja belanjaannya. Ami tau kalo disana SPG nya harus nulis di nota apa aja yang…