Apa itu Karakter Resilient?

by - December 15, 2019



Diera modern saat ini PR kita nih sebagai orang tua menurut saya tidak mudah, agar kita bisa menyeimbangkan dengan anak sebagai orang tua juga harus banyak belajar juga. Apalagi saat ini pengembangan karakter anak jadi yang utama sebagai dasar keberhasilan masa depan anak-anak kita.

Minggu lalu Nutriclub mengadakan sebuah acara edukasi bagi para orang tua di Surabaya yang diadakan di Pakuwon Mall yaitu Royal Lounge Nutriclub. Di pop up booth ini anak-anak bisa melakukan kegiatan edukatif untuk menstimulasi karakter resilient-nya. Namun bukan hanya anaknya saja yang belajar, para orang tua disini juga bisa berkonsultasi langsung dengan para ahli juga ada sharing session dengan Celebrity Mama.


Selain merasakan pengalaman di pop up booth Royal Lounge Nutriclub, saya juga beruntung bisa berkesempatan bertemu dengan Nadia Mulya sebagai seorang Celebrity Mama dan juga Nadya Prameswari, M.Psi seorang psikolog keluarga dari Rumah Dandelion.

Nutriclub menghelat campaign ini sebagai bentuk kesadaran bahwa di era yang perkembangannya serba cepat, penuh ketidak pastian dan sangat kompetitif ini anak akan dihadapkan dengan berbagai tantangan dari luar, mulai dari isu sosial sampai perubahan iklim, tidak terkecuali tantangan dari di kecil sendiri.

Melalui karakter Resilient generasi masa depan akan mampu menghadapi setiap tantangan dan menjadikannya sebagai pembelajaran atau peluang untuk menggapai kesuksesan. Disebut Resilient atau Resiliensi adalah kualitas seseorang dalam menghadapi kesulitan dan bangkit kembali dari situasi sulit tersebut. Mereka inilah yang siap untuk menghadapi emotional emergencies dan mahir serta fleksibel dalam menghadapi tantangan.

5 Karakter Anak RESILIENT

ADAPTIF
Kemampuan untuk menghadapi dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang cepat

BERANI
Kemampuan untuk siap menghadapi tantangan dengan mengalahkan rasa takut dan khawatir

MANDIRI
Bisa mengandalkan diri sendiri dalam mengambil keputusan dan tidak tergantung pada orang lain

GIGIH
Tidak mudah menyerah menghadapi tantangan. Mampu untuk tekun dan teguh pada pendiriannya serta berusaha melakukan sesuatu sampai selesai atau tuntas

BANYAK AKAL
Mencari solusi dalam setiap tantangan yang dihadapi

Apa yang dibutuhkan anak untuk mampu menghadapi tantangan VUCA World?

Sebelum bahas lebih lanjut, apa sih VUCA World itu?
Sebenarnya saat ini kita sedang hidup dalam VUCA World, dimana dunia selalu bergerak (volative), tidak pasti (uncertain), kompleks (complex) dan ambigu (ambigous). Diera inilah tidak hanya anak bahkan kita para orang tua akan dihadapkan dengan berbagai tantangan dari luar, mulai dari isu sosial sampai perubahan iklim, tidak terkecuali tantangan dari si kecil itu sendiri.

Jadi, bukan hanya kemampuan akademisnya yang harus diperhatikan oleh para orang tua tapi juga ketangguhan fisik dan karakter juga harus dijaga.

Resiliensi perlu dilatih sejak kecil karena diusia inilah waktu yang paling tepat bagi anak untuk memahami dan mengembangkan karakter resiliensi. Dalam 5 tahun pertama kehidupannya si kecil akan banyak mengembangkan kepercayaan diri dan keyakinan atas kemampuan dirinya yang menjadi dasar dalam menghadapi tantangan-tantangan tumbuh kembangnya.

Salah satu kegiatan di Royal Lounge
Sebagai orang tua kita harus memberikan purposeful exposure atau tantangan-tantangan yang sengaja diberikan untuk mengembangkan resiliensi si kecil. Anak perlu untuk mendapatkan tentangan yang sesuai dengan kapasitas dan usianya agar tahu batas dirinya sampai mana, kemampuan dirinya sampai mana dan apa yang ia miliki untuk menghadapi masalah.



You May Also Like

0 comments