Say No To Calo

Tahun ini motor kesayangan kami, si cakar macan genap berusia 10 tahun. Tepatnya di 19 Mei 2017 tanggal kadaluarsa TNKB nya. Sabtu itu saya dan suami berkunjung ke SAMSAT Tandes Surabaya, karena motor ini atas nama suami dan alamatnya masuk kewilayah Tandes jadinya pagi itu kami jalan-jalan kesana.


Sekarang semuanya serba mudah dan cepat, kami datang sekitar pukul 08.30 motor tidak kami letakkan ditempat parkir tapi kami langsung menuju ke area CEK FISIK. Untuk tahapan-tahapannya kira-kira seperti ini :

  1. Posisikan motor langsung diarea CEK FISIK
  2. Siapkan BPKB asli, KTP atau SIM asli (nama harus sesuai dengan yang tertera di BPKB, jika tidak harus membuat surat kuasa diatas materai Rp 6.000), STNK asli semuanya silahkan difoto copy ditempat yang sudah ditentukan, Biayanya Rp 6.000 sudah termasuk map dan plastik STNK
  3. Ambil formulir di loket PENGAMBILAN FORMULIR, serahkan semua yang dari tempat foto copy an tadi. kalau mau pajak 5 tahunan formulirnya ada 2, yang satu untuk cek fisik dan satu lagi untuk pembayaran pajaknya. Disini bebas biaya, jangan dikasi uang ya petugasnya. 
  4. Isi kedua formulir tadi, ada contohnya kok ditempat yang sudah disediakan, tapi pulpennya ga disediakan ya jadi jangan lupa bawa pulpen biar ga pinjam tetangganya
  5. Setelah mengisi formulir silahkan ke loket cek fisik, disana cuma diliat aja tuh surat-suratnya. Terus disuruh naikin deh motornya ditempat Cek Fisik. yang disayangkan sebegitu banyak kendaraan yang mau dicek fisik, eh petugasnya cuma ada 2 dan gak jelas pula pengaturannya. Kalau orangnya grapyak seperti suami saya tadi ya bisa cepet deh di cek sama bapaknya, tapi seandainya itu tadi saya ya wes silahkan menunggu lama. Disini setelah selesai cek fisik formulir yang cek fisik akan dibawa oleh petugasnya, kita tinggal nunggu aja untuk pengesahannya.
  6. Setelah pengesahan cek fisik kita dipersilahkan untuk masuk kedalam, wahh senangnya dari tadi sudah kepanasan diluar. Didalam kita bisa langsung antri untuk bayar, tadi total yang saya bayarkan Rp 349.500, rinciannya sih seperti ini :
          Pajak tahunan                            = Rp 189.500
          Penerbitan STNK                      = Rp 100.000
          Penerbitan TNKB                     = Rp   60.000


Lanjut ke loket pengambilan STNK disini ga lama kok nunggunya, langsung ke loket pengambilan plat nomer alias TNKB sudah deh selesai. Jadi... SAY NO TO CALO ya, sekarang sudah gampang kok mau bayar pajak kendaraan, kalau yang tahunan bisa di drive thru atau di mall. 

Tapi kadang kita butuh calo juga, apalagi yang kendaraannya masih atas nama orang lain. Mau urus sendiri agak ribet, iya kalo si empunya nama mau minjemin KTP kalo kagak. Tinggal datang aja ke Samsat ntar pas diparkiran kalo kita celingukan pasti ditawarin jasa mereka, kalo motor biasanya nambah 75ribu tapi kalo mobil 150ribu. Itu kalo status pajaknya ga bermasalah lho ya, kalo status pajaknya sudah terblokir dan lapor jual biasanya mahal lebih baik langsung balik nama aja kan sekarang balik nama juga gampang. 

si mbak berkerudung merah ini bawa setumpuk map, dan dia langsung masuk gitu aja ke ruang cek fisik padahal kalo dilihat sepintas juga bukan pegawai SAMSAT, siapa ya dia??


Berkah Berbuka di The Sun Hotel Sidoarjo


http://www.thesunhotels.com/

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, selain berkah bagi kita ummat Muslim yang menjalankan kewajiban juga membawa berkah bagi segala sektor kehidupan. Dehhh berat banget nih, coba deh dilihat kalau bulan puasa banyak penjual takjil dadakan dipinggir jalan yang laris manis tanjung kimpul, apalagi tempat-tempat untuk berbuka puasa seperti restoran, hotel, bahkan depot semua rata-rata full booked sepanjang Ramadhan. 

Ngomongin acara berbuka puasa, momen berbuka puasa bersama bareng teman, keluarga, relasi bisnis pasti jadi salah satu agenda wajib. Kadang kita suka bingung mau menjamu kawan atau keluarga dimana ya? Dirumah…duhh ga ada waktu, enaknya sih ke restoran saja apalagi kalau restorannya ada didalam hotel pasti menyenangkan buat semua.

Tahun ini ketiga kalinya saya menikmati buka puasa di The Sun Hotel Sidoarjo, dua tahun sebelumnya bareng teman-teman kantor suami dan tahun ini saya sudah 2 kali buka puasa disini. Tahun ini The Sun Hotel Sidoarjo mengusung tema “Sunset Ramadhan” dengan masakan khas Indonesia dan juga dekorasi yang menampilkan suasana Ramadhan tentunya.

Ehh lokasi The Sun Hotel tepatnya dimana sih? 

Hmmm, tau GOR Sidoarjo? kalau kita turun dari jalan tol tingggal lurus aja nanti setelah GOR Sidoarjo sekitar 500 meter kita bakal ketemu deh sama The Sun Hotel. Lokasinya pas disebelah Suncity Mall, jadi jangan khawatir masalah parkir karena lahan parkirnya luas banget. 

       



Untuk menuju ke restorannya dari lobi kita lurus aja lalu menuruni anak tangga, disana kita akan disambut greeter yang ramah-ramah mau pilih indoor boleh atau mau suasana beda bisa kita pilih tempat duduk yang diarea kolam renang. Kalau saya sih lebih suka di area kolam renang, bisa santai makan dan ngobrolnya karena restorannya dibuka dari jam 5 sore sampai jam 7 malam.  Dan ada baiknya kita booking dulu minimal sehari sebelumnya, takutnya sudah penuh buuu maklum disini dibatasi per hari hanya melayani 250 orang saja agar bisa maksimal melayani tamu yang hadir. Kita juga ga perlu khawatir kehabisan makanan dan minuman karena porsi yang disajikan well calculated oleh sang chef.

credit : Anne Lesmana
Ngomongin Chef, kemarin saya sempat bertemu dengan beliau. Namanya chef Riche, beliau seorang wanita cantik nan imut tapi dari tangan beliau ini cita rasa makanan yang disajikan di The Sun Hotel Sidoarjo menjadi leker bin maknyuzz. Bumbunya itu lhoo terasa Indonesia banget, kenapa saya bilang gitu karena biasanya saya kalau makan bihun kebanyakan rasa bihunnya anyep alias hambar tapi disini bihunnya berasa banget bumbunya merasuk sampai kedalam.

Seperti yang saya bilang tadi, menu-menu yang disajikan lebih mengedepankan cita rasa Indonesia. Untuk hidangan pembukanya ada disudut depan ada risoles ayam, pukis, pisang aroma, aneka pudding dan juga mini cake. Main course nya selain ada stall soto ayam dan penyetan, kita juga bisa menikmati soup kacang merah, soun goreng ayam, cah janten wortel, ayam bakar madu pedas,cumi-cumi cabe hijau, dan gulai telur. Aneka sambal dan kerupuk juga disediakan berdekatan dengan meja buffet main course tadi. Favorit saya di meja ini adalah cumi-cumi cabe hijau, ehmmm cuminya empukkk ga pake alot, cuminya itu dibalur tepung terus digoreng crispy disiram saus cabe hijau yang ga pedas ( Alhamdulillah yaa karena saya agak anti makanan pedas )

Yang suka makan salad disini juga disediakan aneka salah buah dan sayuran segar dengan dressing sauce yang segar tentunya. Ada juga bubur ayam, buat yang bawa balita bisa nih makan bubur ayamnya. Oh iya, untuk minumannya selain ada jus juga ada beras kencur yang seger banget.



Kalau masalah harga saya bilang worthy banget dengan rasa dan jenis makanan yang disajikannya. Hanya dengan Rp 85.000 nett per orang kita bisa menikmati 117 menu yang sebagian tadi sudah saya sebutkan.  Apalagi dengan konsep buffet all you can eat kita tidak perlu bingung keluarga kita mau pilih apa terserah mereka.

Sayangnya untuk promo saat ini sudah berakhir, diminggu pertama lalu promonya diskon 15% sedangkan diminggu kedua diskonnya 10%. Tapi jangan khawatir, kalau kita booking minimal 10 orang akan ada diskon 10% dan masih ada kesempatan untuk memperoleh hadiah menginap di The Sun Hotel Sidoarjo. Ayokkk yang kantornya belum ada agenda bukber, segera diagendakan atau arisannya bisa sekalian juga dikocok sambil bukber di The Sun Hotel Sidoarjo

Puasa yang menyenangkan anak


Alhamdulillah, senangnya tahun ini kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan. Bersyukur juga karena tahun ini Ara sudah mulai belajar berpuasa. Tahun ini Ara akan menginjak usia 6 tahun di Agustus nanti, telat ga sih belajarnya? Nggak juga sih, semuanya tergantung pada kemampuan si anak sendiri tapi kalau mau dimulai diusia sebelum 5 tahun juga bisa kok. Prinsipnya bulan Ramadhan itu mengajarkan anak untuk disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Memberikan edukasi bahwa puasa itu menyenangkan dan menyehatkan.

Untuk yang baru pertama kali puasa jangan dulu langsung diajarkan untuk menjalani puasa dari Shubuh sampai Maghrib, dicoba secara bertahap dulu. Kalau untuk balita atau yang masih TK setelah makan sahur dihitung saja 6 jam sesudahnya, yaa kira-kira jam 10 pagi anak bisa berbuka setelah itu dilanjutkan lagi puasanya 6 jam kemudian atau kalau kuat bisa langsung sampai maghrib tiba. 

Karena ketahanan setiap anak berbeda-beda, misalnya anak diusia SD bisa bertahan sampai dzuhur tiba lalu bisa melanjutkan lagi puasanya. Apalagi diawal-awal Ramadhan, anak-anak masih beradaptasi, ketika dia belum kuat untuk puasa penuh itu tidak apa-apa biarkan saja dulu tapi jangan lupa tanyakan kenapa dia tidak kuat, jangan langsung dimarahi yaa. Tapi ketika sudah memasuki minggu kedua anak kita ketahuan curang saat berpuasa, apalagi bagi anak yang usianya sudah diatas 9 tahun kita sudah harus memberikan ketegasan bahwa itu dosa.


Seperti yang saya bilang tadi, dari sisi psikologis puasa itu intinya adalah SELF CONTROL , mengajarkan anak untuk disiplin, bertanggung jawab, dan jujur. Untuk mengajarkan itu semua sebagai titik awal kita orang tua harus berkaca dulu dan memberikan contoh yang baik pada anak-anak kita. Kita juga tidak boleh memberikan informasi secara setengah-setengah pada anak, misalnya si anak tanya 
“bunda, kenapa sih kita harus puasa?”
Kita jangan hanya bilang “ Ya harus, kalau enggak dosa “ si anak akan bingung juga kok bisa dosa? Kita sampaikan kebenaran pada anak, sampaikan makna puasa secara total, bukan hanya dosa tapi bahwa puasa itu wajib hukumnya bagi kita ummat Islam agar kita bisa mengontrol diri dan emosi. Terutama untuk anak kita yang sudah berusia sekolah dasar, itu masa-masa kritis anak kita harus memberikan jawaban yang logis dan mudah dipahami oleh mereka.

Jadi bagaimana sih caranya agar anak-anak bisa berpuasa dengan menyenangkan? 

Mudah saja kok, apalagi buat anak-anak. Yang utama buatlah suasana sahur yang menyenangkan, hidangkan makanan-makanan sehat kesukaan anak-anak kita. Sempatkan memberi dongeng sebelum tidur dengan cerita-cerita Ramadhan dan selipkan juga teaser menu sahur nanti sehingga anak akan lelap tidurnya dan tidak sabar menunggu waktu sahur tiba. 

Boleh kita berikan reward, misalnya kalau si anak berhasil puasa 1 hari bisa dapat uang 5.000. Kita berikan reward ini bukan untuk dia beli jajan atau mainan, tapi uang yang dia dapatkan setiap harinya ketika dia berhasil berpuasa nantinya akan diberikan ke teman-temannya di panti asuhan ketika Lebaran tiba. Kita dapat 2 poin nih, mengajarkan anak berpuasa sekaligus mengajarkan anak untuk berempati serta berbagi.

Nah, kalau puasa kan anak-anak biasanya lebih lemas atau malas ngapa-ngapain. Itu jangan dibiarkan yaa bunda, ajak anak untuk tetap bermain dan beraktivitas seperti biasa. Tapi batasi anak untuk melakukan aktivitas yang banyak menguras energi seperti bersepeda atau main bola, terutama di siang hari. Ubah jadwal bersepeda atau olah raga lainnya di sore hari menjelang adzan maghrib tiba. Sarankan anak untuk bermain dirumah atau membaca buku saja.

Lantas apa sih makanan yang tepat agar anak-anak bisa kuat untuk menjalankan ibadah puasa?
Utamanya untuk menu sahur ya, kita bisa menghidangkan makanan yang mengandung karbohidrat lepas lambat, jangan memberikan yang manis-manis karena sebenarnya gula inilah yang menyebabkan kita mudah lapar. Jangan juga memberikan makanan yang menghasilkan gas tinggi seperti jagung atau kubis karena bisa menyebabkan perut kembung.

Pada saat “buka puasa” ditengah haripun sediakan makanan yang tidak terlalu manis karena nantinya anak-anak akan melanjutkan puasanya lagi sampai adzan maghrib tiba.

Boleh ditambahkan lhoo bagi ayah atau bunda yang punya tips lain bagaimana membuat puasa menjadi menyenangkan bagi anak-anak