Jalan Sehat BUMN 2016 : Awalnya semangat namun berakhir dengan hati tidak Sehat

Awal mula dengar event ini dari She Radio, ditanggal 9 Agustus 2016 jam 16.30 sore. Tajuknya Jalan Sehat 5KM Go Clean. Waktu itu mbak Lia menyebutkan cara pendaftarannya dengan cara ketik BUMN16 kirim ke 3439 namun setelah ami coba lha kok balasannya “Mohon maaf, keyword yang anda kirim tidak terdaftar”



Langsung ami WA ke She Radio Tanya format yang benar seperti apa, ternyata format tersebut salah dan yang benar adalah ketik BUMN2016 kirim ke 3439 lalu ada balasan instruksi selanjutnya. Setelah daftar dan dapat SMS balasan, ami, abi, dan ibu menukarkan SMS tadi ke Loop Station di Taman Bungkul karena kami sekeluarga memang pelanggan setia Telkomsel. DIsana kami diberi kupon dan kaos, dicatat juga nama dan nomer KTP.



Waktu ami lihat di media sosial ternyata ada lomba fotonya juga dengan judul “ Capture your moment “ disebutkan bahwa boleh diupload di semua media sosial Telkom Indonesia baik Facebook, Instagram, ataupun Twitter dengan syarat harus follow dulu semua media sosialnya dan ketika upload harus mention akun media sosial mereka dengan #JalanSehatBUMNSby yang berhadiah tiket konser Boys II Men & Voucher belanja 1 juta.

Pas acara MC nya yang namanya mbak Mentul dan ami ingat banget kalau dia menyebutkan bahwa uploadnya di twitter. Segala macam aksi sudah kami lakukan demi sebuah hadiah, mulai dari bawa bendera merah putih, muka pakai body painting merah putih,  lalu kami upload semuanya di twitter.

Setelah berjalan sepanjang 5 KM kami sampai lagi di parkir timur Delta Plaza, disana kami bebas pilih makanan sesuai pilihan, disana sudah disediakan tenda-tenda makanan yang kita bebas pilih mau makan apa. Ada Sate ayam, nasi goreng, nasi kuning, de el el. Untuk pengundian door prize nya disesuaikan dengan warna kupon yang didapat, ada yang merah, kuning, hijau, biru, dan orange. Kebetulan kami dapat yang warna hijau, karena tidak ada sistem gugur maka kamipun santai duduk dipinggir panggung.

Iseng ami coba cek sekalian ambil dokumentasi foto, lhooo kok ada nomer undian abi dan Alhamdulillah kami dapat sepeda MTB. Meskipun saat itu Surabaya tengah panas dan terik kami tetap menikmati dan menunggu sampai acara selesai, siapa tahu dapat motor atau bahkan Umroh nya. Tapi Allah berkehendak lain, belum saatnya kami mendapatkan hadiah-hadiah tersebut.

Kami tunggu sampai acara usai namun pengumuman pemenang lomba foto kok gak ada? Kami tanya nih ke semua orang yang pakai kaos merah yang ada tulisan CREW dan mereka saling ping pong. Yang satu bilang tanya langsung ke panitia yang pakai keplek, ada lagi yang bilang itu ada di booth nya Telkom. Ya sudah kami menyerah, mungkin gak ada koordinasi antara media sosial dan panitia dilapangan.

Hari ini tanggal 16 Agustus 2016 diumumkanlah pemenang lomba foto Capture Your Moment, sudah PeDe banget nih kalau kamu bakalan menang karena secara aksi kami yang paling gokil dan beda dibanding yang lainnya. Ternyata Tuhan berkehendak lain, tidak ami ataupun abi yang memenangkan salah satu hadiahnya. Memang menang kalah dalam suatu lomba itu biasa, tapi kalau yang seperti ini apakah kami sbagai peserta tidak berhak menanyakan kredibiitas jurinya? Bahkan ( maaf ) kalau boleh dibilang mana best momentnya dari para pemenang? Bahkan ternyata pemenangnya yang dapat like terbanyak 3 orang padahal tidak disebutkan diawal bahwa harus cari like dan 2 pemenang favorit juri yang saya gak tau favoritnya dari mana. Coba kalo dari awal diinfo pakai Like, udah dapat 1000 like kali yaa foto ami heheheh Silahkan anda nilai sendiri apakah foto kami lebih baik dari pemenangnya. Sempat ami protes ke adminnya, namun percuma juga karena keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

sekedar modal chiizz, nampang nge blur, tunjukin jempol, anak saya umur 5 tahunjuga bisa
yang satu lagi ini orangnya mana ya? kok yang diupload suasanaya, best momentnya dirimu mana Pak??


Kepo??

Silahkan kunjungi Instagram @Telkom.Promo ataupun Twitter @TelkomPromo cari saja #JalanSehatBUMNSby silahkan anda nilai sendiri 





Perjalanan si manis Hello Kitty

Perjalanan si kepala kucing berawal dari email yang ami dapat di awal Maret 2016, senang sekali saat pertama kali mendapat email dari sweety@softexindonesia.com yang menyatakan bahwa ami menjadi salah satu peraih point tertinggi bulanan di Sweety Parent Academy periode Juli 2015. 

Sesuai dengan yang diminta dalam email ami harus mengirimkan beberapa dokumen untuk kelengkapan penyerahan hadiah, seperti :
  1. Akta lahir anak
  2. KTP
  3. KK
  4. NPWP
  5. Foto anak terbaru

Karena semua softcopy ada didalam handphone tanpa menunggu lama ami langsung kirim semua kelengkapannya via email.

Dari Maret sampai Juli tidak ada kabar, beberapa kali ami coba Tanya di fanpage Bunda Cermat namun hanya dibaca saja oleh adminnya tanpa ada tanggapan. Untung ami tipe orang yang selalu baca isi email dan pesan sebelum menghapusnya. Masih ada di history percakapan contact person pada saat ami mengambil liontin di program racing point Alfamart sebelumnya. Ami coba SMS namanya Pak Ponco namun tidak ada respon balasan.

Ami tanya juga ke bun Aprillia karena dia juga salah satu pemenang, lho ternyata punya beliau sudah diambil bulan lalu setelah konfirmasi sendiri ke perwakilan Sweety dikotanya. Wah, gak bisa dibiarkan kalau seperti ini. Ini kan sudah jadi hak kami, masa perwakilan di masing-masing kota tidak menghubungi para pemenangnya?



Ami paling malas kalau berurusan pengambilan hadiah seperti ini, akhirnya ami mandatkan pada si bos alias abi untuk menghubungi Pak Ponco. Gayung bersambut baik, setelah abi telpon Pak Ponco abi diberi contact person Area Sales Manager Sweety di Surabaya, namanya mbak Ratna. Kami janjian ketemuan di Giant Waru hari Sabtu tanggal 13 Agustus 2016.


Kebetulan Sabtu lalu ibu ingin pulang ke Surabaya, ya sudah sekalian saja. Kami batal ketemuan di Giant Waru lalu kami janjian di Royal Plasa. Jam 12an setelah Ara beli sepatu di Sport Warehouse, mbak Ratna telpon abi kalau mereka sudah sampai dan ditunggu didepan Ace Hardware. Serah terima hadiahnya yaa sudah dilakukan di selasar Royal plasa. Cepat banget, ami Cuma diminta KTP asli lalu tanda tangan tanda terima, foto berdua dengan bu Ratna, sudah deh 2 gram Liontin Hello Kitty sudah jadi milik kami sekarang. Butuh waktu 4 bulan perjalanan si kucing Hello Kitty untuk pulang kerumah.

Sabar Menunggu demi Cantiknya Daun Telingaku



Masih ingat waktu foto bareng sahabatku, niatannya foto iseng awalnya buat seru-seruan aja.Ternyata di instagram Pond’s Indonesia ada lomba foto untuk memperingati Hari Ibu, lihat hadiahnya wah lumayan banget 300 pasang anting emas dari Frank&Co. Di upload lah foto kami, awalnya pesimis karena ami lihat fotonya bagus-bagus, apalagi ami lihat di timeline facebook sudah ada yang share kalau sudah ditelpon dan dinyatakan sebagai pemenang.

Alhamdulillah sekitar bulan April tepatnya 26 April ami ditelpon juga oleh Unilever yang menyatakan bahwa kami jadi salah satu pemenang di kompetisi Ponds #EkspresiCintaIbu senang banget donk dan waktu dikonfirmasi ami menyatakan ke mbaknya bahwa pengiriman hadiah tolong dialmatkan kekantor saja.


Sabar menunggu sebulan, dua bulan karena saat dikonfirmasi dinyatakan bahwa hadiah akan dikirimkan maksimal 60 hari kerja. Menjelang hari ke 60 ami penasaran coba telpon ke suara konsumen Unilever di 021-52995299, saat itu hanya diberi janji saja kalau dalam 7 hari kerja akan ada pihak dari Ponds yang telpon. Sudah hari ke 7 dan tidak ada pihak Ponds yang menelpon ami. Telpon lagi donk dan sama juga dijanjikanakan dihubungi lagi dalam 7 hari kerja. Gak sabar ami segera kirim email ke suara.konsumen@unilever.com , keesokan harinya ami ditelpon dan dinyatakan bahwa hadiah ami sudah dikirim mulai 6 Juni 2016 bahkan sudah diterima tanggal 10 Juni 2016 oleh seseorang yang bernama Sulis. Oleh pihak Unilever ami dikirimi email bukti pengiriman barang dan sudah ditandatangani si Sulis.

Wahhh gak terima donk, ami segera telpon PT. Mahabaratha Mandiri Sejati, diterima sama perwakilannya dan ami ceritakan semua kronologisnya. Ternyata di Surabaya mereka men sub kan ke agen lain ( Maju Mapan Express ) dan ami dijanjikan akan segera dihubungi oleh pihak agen tersebut. Tidak berselang lama ami ditelpon seseorang yang menyatakan kalau dia adalah Supervisor dari kurir yang antar hadiah ami. Awal dialog dia menyatakan bahwa posisi mereka saat itu sudah didepan rumah ibu di Wonosari, ami coba tes siapa sih nama tetangga depan ami? Dan jawabannya benar, berarti mereka memang posisi didepan rumah ami. Si Supervisor bilang kalau pada saat anak buahnya mengantarkan hadiah kerumah, rumah dalam kondisi terbuka dan katanya si Sulis duduk didepan pintu bahkan sempat masuk kedalam buat ambil pena. Yaaa gak mungkin lhaaa, wong rumah wonosari itu gak kami tempati. Ibu, saya dan keluarga semua tinggal di Krian kunci rumah hanya ada 1 dan itu yang pegang ibu.

Dari sini keanehan mulai terasa, ami bilang gini“ mas, dikampung saya yang namanya Sulis hanya ada 1 dan jarak rumahnya sangat jauh dari rumah saya. Kalau memang betul, coba mas kerumah Sulis dan tanya kekurir mas apa betul Sulis itu yang menerima hadiah saya?”

Si Supervisor gak telpon ami lagi, males ngeladeni ami minta tolong abi untuk menghubungi si Supervisor. Oh iya, namanya Samsuri sesuai dengan email yang ami terima. Selang beberapa hari gak ada kabar, ami minta tolong abi hubungi Samsuri lagi tapi gak diangkat sama dia. Agak sorean ada telpon masuk dari Samsuri, dia bilang kalau hadiah ami akan diganti oleh pihak Unilever dan akan segera dikirim ulang. Mereka yang menanggung biaya ganti ruginya, ami bilang“ ya gak peduli Pak, yang penting hak saya sampai ketangan saya” 

Beberapa jam kemudian masuk email dari Maju Mapan Ekspress, didalamnya ada kronologi percakapan dengan pihak Unilever. Ternyata yang bermasalah bukan hanya punya ami, tapi ada juga yang isi hadiahnya hanya 1 pasang padahal harusnya 2 pasang. Ami balas emailnya agar tidak terjadi permasalahan lagi mohon kiranya hadiah dikirimkan dikantor saja ( email 01 Agustus 2016 )

Alhamdulillah hariini, 11 Agustus 2016 dua pasang anting cantik kami sudah sampai, menjadi pengalaman yang sangat luar biasa karena sebelumnya ami tidak pernah merasakan hadiah nyasar atau diembat orang. Waktu terima tadi cukup tercengang, tanpa packing yang layak untuk sebuah perhiasan hanya dibungkus amplop coklat lalu di staples,,,menyedihkan.

Oh iya, ternyata harga sepasang antingnya Rp 1.000.000 wahh sayank banget karena ada teman yang jual ke Frank&Co hanya dihargai Rp 600.000, beratnya 1.55 gram dengan kadar 75%  dan bersertifikat asli Frank&Co. Makin cantik berkat Ponds dan antingnya